Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar, Jl. A.P. Pettarani. (Foto: Ist)
Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar, Jl. A.P. Pettarani. (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Sebanyak enam program studi (Prodi) yang ada di Universitas Negeri Makassar tercatat tidak memiliki mahasiswa yang terkena drop out (DO) dini. Diantaranya, Pendidikan Koperasi Fakultas Ekonomi (FE), Fisika ICP Bilingual Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS), dan Diploma tiga (D3) Akuntansi FE.

Selebihnya, 75 dari 81 prodi di UNM masing-masing terdapat mahasiswa angkatan 2015 yang terkena DO. Prodi Pendidikan Teknik Otomotif FT menjadi yang terbanyak dengan memiliki 14 mahasiswa. Kemudian, 12 mahasiswa dari Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjaskesrek) FIK dan Psikologi FPsi.

(Baca juga: 250 Mahasiswa UNM Angkatan 2015 Kena Drop Out Dini)

Untuk ditingkat fakultas, FT memiliki 60 mahasiswa DO dini. Disusul, FMIPA dengan jumlah 44 dan kemudian FIP yakni 30 mahasiswa. Berdasarkan surat keputusan nomor Nomor/1907/UN36/KM/2016 yang dikeluarkan oleh Rektor UNM, Husain Syam pada 25 Maret lalu menjelaskan, 250 mahasiswa putus studi tiga semester pertama atau DO dini pada semester Genap tahun akademik 2016/2017. Sebab, mereka tak mencukupi jumlah SKS yang ditetapkan oleh pihak birokrat, yakni 30 SKS untuk tiga semester pertama.

(Baca juga: Fakultas Teknik UNM Miliki Mahasiswa DO Dini Terbanyak)

Kepala Sub Bagian Registrasi dan Statistik BAAK UNM, Basri Kadir mengatakan, jumlah tersebut merupakan hasil dari penilaian masing-masing fakultas.  Namun, ia enggan memberikan nama mahasiswa yang kena DO dini tersebut tak dicantumkan karena alasan tertentu.

“Kita tidak tulis namanya, nanti dikhawatirkan mereka yang lihat tambah kecewa apalagi kalau yang lihat itu teman atau keluarganya,” tuturnya saat ditemui, Jumat (7/4).


*Reporter: Citra Jati Utami