Ketua Maperwa UNM, Yunasri Ridho saat melantik pengurus BEM UNM periode 2017/2018. (Foto: Agung-Profesi)
Ketua Maperwa UNM, Yunasri Ridho saat melantik pengurus BEM UNM periode 2017/2018. (Foto: Agung-Profesi)
Ketua Maperwa UNM, Yunasri Ridho saat melantik pengurus BEM UNM periode 2017/2018. (Foto: Agung-Profesi)

PROFESI-UNM.COM РBadan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2017/2018 melibatkan sembilan fakultas dan unit kegiatan mahasiswa (UKM) dalam kepengurusannya. Komposisi tersebut berbeda dari beberapa sebelumnya, yang hanya melibatkan beberapa fakultas saja.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Makassar (UNM), Mudabbir membenarkan hal tersebut. Ia mengaku, proses perekrutan pengurus terbilang sulit. Pasalnya, terdapat beberapa pengurus yang sulit diajak komunikasi. Namun, hal itu berhasil diantisipasi.

“Iya, namun kita komunikasi terus dan akhirnya berhasil,” ujarnya

Mahasiswa Fakultas Psikologi ini pun bersyukur karena pengurus BEM/Maperwa akhirnya dilantik. Sebab, dua tahun terakhir lembaga kemahasiswaan (LK) ini vakum. Ia menyampaikan bahwa mahasiswa harus mendukung keputusan yang diambil oleh birokrat selama itu dinilai benar.

“Kita dukung, bila tidak jangan didukung,”lanjutnya.

Ia berharap lembaga kemahasiswaan lebih memperdalam kajian. Tak lupa juga, dibarengi dengan melakukan aksi nantinya.

“Lembaga mahasiswa lahir dari sebuah gerakan yang tidak mengedepankan money politik, tetapi kita harus lebih perbanyak kajian dan aksi,” katanya.


*Reporter: Andi Asoka Ulfa