Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar (BEM FE UNM) bersama dengan LK se-FE UNM melakukan aksi demonstrasi. Aksi menuntut kejelasan dan ketegasan dari pihak birokrat di lapangan FE, Selasa (21/3) - (Foto: Ist)
Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar (BEM FE UNM) bersama dengan LK se-FE UNM melakukan aksi demonstrasi. Aksi menuntut kejelasan dan ketegasan dari pihak birokrat di lapangan FE, Selasa (21/3) - (Foto: Ist)
Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar (BEM FE UNM) bersama dengan LK se-FE UNM melakukan aksi demonstrasi. Aksi menuntut kejelasan dan ketegasan dari pihak birokrat di lapangan FE, Selasa (21/3) – (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Setelah menggelar dialog terbuka bersama pejabat teras Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar (FE UNM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FE UNM mengancam akan menggelar demonstrasi ulang apabila tuntutan belum terpenuhi. Hal itu diungkapkan oleh Ketua BEM FE UNM, Muhammad Firdaus di lapangan FE, Selasa (21/3).

“Jika tuntutan kami tidak dipenuhi oleh ayahanda, maka jangan salahkan kalau besok-besok kami datang dengan massa yang lebih banyak lagi,” ujarnya sebelum membubarkan diri.

Adapun empat poin yang menjadi tuntutuan LK FE UNM yaitu profesionalisme dosen, sarana dan prasarana, pemotongan dana LK, dan kejelasan bantuan dari Rektor UNM.

Pembantu Dekan bidang Kemahasiswaan (PD III) FE, Sahade berjanji akan menindaklanjuti tuntutan peserta aksi. “Semua tuntutan ananda pada hari ini kami akan realisasikan, termasuk pemotongan dana LK,” jelasnya

Senada, Pembantu Dekan Bidang Administrasi Umum dan Keuangan (PD II) FE, Anwar Ramli juga mengatakan akan segera merampungkan persoalan sarana dan prasarana. “Kami selesaikan secepatnya terutama tempat sampah akan kami peradakan 1 minggu ke depan, tapi harus sabar karena kita selesaikan secara perlahan,” ujarnya. (*)


*Reporter: Awal Hidayat