Mahasiswa Jurusan Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik) Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM), Muhammad Kusdianto Frans mewakili Sulawesi Tengara dalam ajang Mister Teen Indonesia 2017. (Foto: Ist)
Mahasiswa Jurusan Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik) Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM), Muhammad Kusdianto Frans mewakili Sulawesi Tengara dalam ajang Mister Teen Indonesia 2017. (Foto: Ist)
Mahasiswa Jurusan Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik) Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM), Muhammad Kusdianto Frans mewakili Sulawesi Tengara dalam ajang Mister Teen Indonesia 2017. (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Muhammad Kusdianto Frans, mahasiswa Jurusan Seni Drama, Tari, dan Musik (Sendratasik) Fakultas Seni dan Desain (FSD) UNM ini sudah kenyang dengan cibiran orang. Tak putus asa, ia justru berhasil menjadi finalis Mister Teen Indonesia.

Berat badan yang ia miliki sering menjadi permasalahan di tahun awalnya menjadi seorang model. Mahasiswa Angkatan 2015 ini mengaku, banyak orang-orang terdekat menganggap impiannya menjadi model adalah hal mustahil. Tidak jarang ia langsung mendapatkan komentar negatif terkait hal tersebut.

“Jangan mimpi jadi model kalau jelek badanmu,” ujarnya menirukan cibiran temannya.

Tak ingin terpuruk karena keadaan tersebut, Kusdi bertekad menurunkan berat badan. Berbagai cara dilakukan agar memiliki berat badan ideal.

“Setelah kejadian itu saya mulai menjaga pola makan, olahraga pagi dan sore, puasa senin-kamis, hingga puasa daud,” katanya.

Berkat usaha tekunnya, ia pun berhasil menurunkan berat badannya. Mengawali karir modeling-nya pada tahun 2016, ia kini telah menorehkan berbagai prestasi.

“Semua ada hasilnya, tahun 2016 saya berhasil menjadi Duta Seni Mahasiswa Sulsel pada Peksiminas,” tuturnya.

Baru-baru ini, ia terpilih menjadi Mister Teen 2017 mewakili Sulawesi Tenggara pada Sabtu, (4/3) lalu. “Alhamdulillah saya terpilih menjadi perwakilan Sulawesi Tenggara, setelah kemarin sudah lalui beberapa tahap,” tutupnya. (*)


*Reporter: Dewi Ulfah