Dekan FIS, Hasnawi Haris saat berdialog dengan LK FIS di depan Gedung FIS, Selasa (21/3) - (Foto: Muh. Agung Eka S - Profesi)
Dekan FIS, Hasnawi Haris saat berdialog dengan LK FIS di depan Gedung FIS, Selasa (21/3) - (Foto: Muh. Agung Eka S - Profesi)
Dekan FIS, Hasnawi Haris saat berdialog dengan LK FIS di depan Gedung FIS, Selasa (21/3) – (Foto: Muh. Agung Eka S – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Dekan Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Hasnawi Haris menuding pengawasan satgas sapu bersih (Saber) pungutan liar (Pungli) minim. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan dialog bersama LK FIS di depan Gedung FIS, Selasa (21/3).

Ia menjelaskan, satgas saber pungli yang dibentuk selama ini kurang bertindak. Sehingga, masih ada beberapa oknum yang melakukan tindakan tersebut. Meski sebagai pimpinan tertinggi di fakultas, ia tidak memiliki tanggung jawab dalam menindaki secara langsung oknum yang ada.

“Yah memang satgas saber pungli tidak punya wewenang untuk eksekusi,” katanya.

Namun, ia memastikan laporan yang selama ini diterima satgas saber pungli akan diteruskan ke pihak rektorat untuk ditindak lanjuti. Mahasiswa pun diimbau untuk segera memberitahukan pihak birokrasi jika ada sesuatu yang berbau pungli.

“Kalau ada seperti itu, mahasiswa secepatnya melapor dan bawa buktinya juga,” ujarnya.

Sementara itu Presiden BEM FIS, Syainal berharap aspirasi sivitas terkait penindakan tegas oknum yang melakukan pungli dapat dijalankan. Ia meminta satgas saber pungli kembali menjalankan tugasnya dalam mengawal hal tersebut.

“Aspirasi kami bisa ditanggapi serius,” harap mahasiswa angkatan 2013 ini. (*)


*Reporter: Muh. Agung Eka S