Rektor UNM, Husain Syam serta Direktur PPs UNM, Jasruddin saat memberikan cinderamata kepada Walikota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto di Aula Lt.5 PPs UNM, Jumat (10/3) - (Foto: Ist)
Rektor UNM, Husain Syam serta Direktur PPs UNM, Jasruddin saat memberikan cinderamata kepada Walikota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto di Aula Lt.5 PPs UNM, Jumat (10/3) - (Foto: Ist)
Rektor UNM, Husain Syam serta Direktur PPs UNM, Jasruddin saat memberikan plakat kepada Walikota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto di Aula Lt.5 PPs UNM, Jumat (10/3) – (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Walikota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto memberikan kuliah umum terkait revolusi pendidikan di Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM). Kegiatanberlangsung di Aula Lt.5 PPs, Jumat (10/3).

Dalam kuliah umumnya, ia menjelaskan pendidikan saat ini membutuhkan adanya inovasi. Para pendidik semestinya harus berpikir kreatif untuk membangun pendidikan yang lebih baik.

“Diperlukan inovasi pendidikan untuk mempercepat proses pendidikan,” tuturnya.

Tak hanya itu, ia menyebut banyak orang yang melihat pendidikan dari kacamata yang sempit, sehingga menganggap pendidikan hanya pada sekolah. Padahal menurutnya, pendidikan terbagi menjadi tiga, yaitu pendidikan di rumah tangga, di sekolah dan di lingkunga nsosial.

“Di rumah menjadi pondasi dasar pendidikan, di sekolah pengisian secara formal, dan lingkungan sosial sendiri adalah pendidikan dari kehidupan secara langsung,” terangnya.

Ia beranggapan, untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman, masyarakat harus mampu memperbaiki ketiga lingkungan tadi. Sehingga pendidikan tidak hanya bertumpuh pada pendidikan formal.

“Masyarakat harus mampu memperbaiki tiga lingkungan pendidikan tadi, sehingga pendidikan tidak berdiri sendiri pada pendidikan formal saja,” harapnya. (*)


*Reporter: Karmila/Editor: Muh. Agung Eka S