Dosen UNM, Hisyam saat diamankan oleh pihak Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Jumat (3/3) - (Foto: Int)
Dosen UNM, Hisyam saat diamankan oleh pihak Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Jumat (3/3) - (Foto: Int)
Dosen UNM, Hisyam saat diamankan oleh pihak Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Jumat (3/3) – (Foto: Int)

PROFESI-UNM.COM РDosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar,Hisyam Ihsan diamankan oleh pihak keamanan Bandara internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Jumat (3/3). Hal tersebut disebabkan gurauan adanya bom di pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 611 tujuan Makassar-Jakarta. Kejadian berlangsung sekitar pukul 06.00 Wita.

Dari hasil interogasi security bandara, Dosen Matematika ini spontan mengatakan ada bom kepada salah seorang pramugari. Hal tersebut dipicu ketika hendak menyimpan barangnya ke headtrack. Namun, headtrack yang berada di seat 29E telah penuh dan menyebabkannya marah.
Setelah mendengar pernyataan Hisyam, Communication And Legal Section PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Turah Aji Ari melaporkan insiden tersebut untuk ditindak lanjuti. Akibatnya keberangkatan  pesawat tersebut harus ditunda.
“Seluruh penumpang dan barang bawaan diperiksa ulang. Akhirnya pesawat baru berangkat pukul 12.20 yang sebelumnya dijadwalkan pada 06.20,” bebernya.
Sementara itu, keberangkatan oknum dosen beserta lima rekannya tersebut di batalkan oleh pihak maskapai. Karena dinilai mengganggu keamanan dan kenyamanan penumpang.
Jumlah penumpang pesawat sebanyak 209 orang. Namun 19 orang diantaranya memutuskan pindah pesawat. Tercatat 173 penumpang ekonomi, dan 11 penumpang bisnis.
Hingga berita ini diturunkan, Hisyam belum juga memberikan kejelasan apapun saat dihubungi via telepon. Namun dikabarkan ia telah berada di Jakarta dengan menggunakan maskapai Sriwijaya sekira pukul 15.00 Wita. (*)


*Reporter: St Aminah