Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto saat menjadi pembicara dalam Talkshow Pendidikan di Ruang Teater Lt.3 Menara Pinisi, Kamis (2/3 – (Foto: Masturi – Profesi)
Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto saat menjadi pembicara dalam Talkshow Pendidikan di Ruang Teater Lt.3 Menara Pinisi, Kamis (2/3 – (Foto: Masturi – Profesi)
Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto saat menjadi pembicara dalam Talkshow Pendidikan di Ruang Teater Lt.3 Menara Pinisi, Kamis (2/3 – (Foto: Masturi – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Anarkisme pelaku begal dalam meluncurkan misi nya sudah tak tanggung-tanggung. Tak kenal waktu dan tak pandang usia. Mengatasi hal tersebut pihak pemerintah kota dan kepolisian saat ini sedang mengusung program pemasangan CCTV di beberapa jalan.

“CCTV ini bukan barang biasa, harganya mahal dan akan menjangkau keberadaan sejauh empat kilometer. Secara langsung wajah pelaku akan terdeteksi dengan jelas,” beber Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto saat menghadiri Talkshow Pendidikan di Ruang Teater Lt 3 Menara Pinisi, Kamis (2/3).

Ia menambahkan, CCTV tersebut akan terkoneksi dengan alat penyatron pendeteksi keberadaan pengendara motor yang membawa benda tajam. Selanjutnya pihak kepolisian akan melakukan penyergapan di jalan.

“Sebelum melakukan aksinya, mereka akan tertangkap duluan,” jelasnya.

Program ini sedang dalam tahap persetujuan Kepala Kepolisian Republik Indonesia. Meskipun jumlahnya terbatas, tapi progress ini diharapkan mampu memberikan solusi atas ketakutan dan kekhawatiran warga Makassar.

“Regulasi ini akan segera diresmikan dalam waktu dekat . Pemkot tidak akan berpangku tangan atas kejahatan yang menggangu ketentraman warganya,” ucap Dani. (*)


*Reporter: St Aminah