Empat mahasiswa UNM saat mempresentasikan Media Pembelajaran Matematika pada Pertemuan Penutupan Program USAID PRIORITAS yang berlangsung di Swiss Bell Inn Hotel, Senin (27/2). (Foto: Resa Saputra-Profesi)
Empat mahasiswa UNM saat mempresentasikan Media Pembelajaran Matematika pada Pertemuan Penutupan Program USAID PRIORITAS yang berlangsung di Swiss Bell Inn Hotel, Senin (27/2). (Foto: Resa Saputra-Profesi)
Empat mahasiswa UNM saat mempresentasikan Media Pembelajaran Matematika pada Pertemuan Penutupan Program USAID PRIORITAS yang berlangsung di Swiss Bell Inn Hotel, Senin (27/2). (Foto: Resa Saputra-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Empat mahasiswa Jurusan Matematika Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) presentasikan karya Media Pembelajaran Matematika pada Provincial Meeting of the USAID PRIORITAS: LPTK, Facilitators, Consortia Partner and Lab & Partner Schools yang dilaksanakan di Swiss Bell Inn Hotel Makassar, Senin (27/2).

Ketua Tim UNM, Amirullah mengatakan timnya mempresentasikan dua produk media pembelajaran Matematika sebagai evaluasi keberhasilan program dan pembelajaran yang diusung USAID PRIORITAS.

“Ada dua media pembelajaran, ada Manipulasi Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat, dan Tali Perkalian,” katanya.

Media pembelajaran karya Amirullah, Qurrata A’yuni, Muhammad Sadli Anas, dan Andi Nur Fatimah ini merupakan karya yang diprioritaskan untuk siswa Sekolah Dasar (SD).

“Sasarannya, untuk siswa SD. Bisa juga siswa SMP yang mempelajari bilangan bulat,” lanjut mahasiswa angkatan 2014 ini.

Adapun event Pertemuan Penutupan Program USAID PRIORITAS untuk Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) sekaligus unjuk karya keberhasilan ini, diikuti oleh enam LPTK mitra USAID yaitu Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Muhammadiyah Parepare, IAIN Palopo, Universitas Cokroaminoto Palopo, dosen-dosen dan Ditambah 16 sekolah mitra dari UNM dan UIN yang terdiri dari SD, MI, MTs. (*)

*Reporter: Nurul Charismawaty S