Direktru PPs UNM, Jasruddin saat sambutan Acara Halal Bihalal di Aula PPs Lt. 5, Senin (11/7). (Foto: Ist)
Direktru PPs UNM, Jasruddin saat sambutan Acara Halal Bihalal di Aula PPs Lt. 5, Senin (11/7). (Foto: Ist)
Direktru PPs UNM, Jasruddin saat sambutan Acara Halal Bihalal di Aula PPs Lt. 5, Senin (11/7). (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Direktur Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM), Jasruddin Daud M berikan saran raih beasiswa lanjut S2 dan S3.

Menurutnya, untuk mendapatkan beasiswa magister dan doktor sekarang ini bukanlah masalah yang terlalu susah.

“Sebenarnya sekarang itu beasiswa tidak ada masalah, karena LPDP bisa menjangkau seluruh anak bangsa. Baik yang sudah kerja maupun yang belum kerja,” ujarnya saat ditemui reporter Profesi.

Guru besar ilmu Fisika ini mengatakan, nilai dan kemampuan bahasa merupakan penunjang utama untuk meraih beasiswa.

“Yang terpenting itu persyaratannya, IPK diatas tiga, lalu kemudian bahasa Inggris. Kalau dalam negeri itu nilai IBTnya minimal 300, sedangkan untuk luar negeri tergantung negaranya, biasanya sih 550,” jelasnya.

Jasruddin menambahkan, tersedia juga beasiswa bagi dosen dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ingin melanjutkan pendidikannya.

“Bagi dosen dan pegawai negeri sipil itu ada juga beasiswanya dari Kemenristek Dikti ada Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDIDN) dalam negeri dan luar negeri,” tambahnya.

Lanjut, Ia mengungkapkan masih banyak cara untuk meraih beasiswa. Salah satunya melalui Profesor yang sementara melakukan riset.

“Karena di luar negeri itu riset besar selalu dipersyaratkan harus punya bimbingan mahasiswa dari negara-negara seperti kita ini,” tutupnya. (*)

*Reporter: Noval Kurniawan