Penerimaan Mahasiswa Baru 2016 yang berlangsung di Pelataran Menara Pinisi UNM, 27 Agustus lalu. (Foto: Dok. Profesi)
Penerimaan Mahasiswa Baru 2016 yang berlangsung di Pelataran Menara Pinisi UNM, 27 Agustus lalu. (Foto: Dok. Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Berbeda dari tahun lalu,  kali ini kuota penerimaan mahasiswa baru Universitas Negeri Makassar mengalami perubahan. Hal ini disampaikan oleh Pembantu Rektor Bidang Akademik (PR I), Muharram saat ditemui di Ruangannya di lantai 6 Menara Pinisi, Selasa (24/1).

Muharram menjelaskan kuota SNMPTN kini lebih banyak dibandingkan kuota SBMPTN. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan penerimaan mahasiswa baru berdasarkan tes tertulis.

“Tahun lalu kuota SNMPTN 40%, tapi sekarang sudah dikurangi. SNMPTN 30%, SBMPTN 40%, dan Jalur Mandiri 30%,” ungkapnya.

Sementara itu, kuota mahasiswa baru secara keseluruhan belum  ditetapkan. Hal ini dikarenakan masih menunggu jumlah kuota setiap jurusan yang diajukan oleh masing-masing Fakultas.

“Kalau jumlah realnya kami belum tentukan. Kami masih menunggu data dari jurusan,  batasnya sampai 27 Januari. Tapi paling tidak berkisar antara 5000 sampai 6000 orang, ” ungkapnya.

Ia pun berjanji akan mengoptimalkan jumlah mahasiswa dalam setiap kelas.  Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan agar kelas dapat lebih tertib dan proses pembelajaran dapat berjalan lebih kondusif.

“Mau diperbaiki semuanya,  maksimal satu kelas itu 36 orang. Jadi tidak ada lagi kelas yang menampung mahasiswa lebih dari itu, ” ujarnya. (*)

*Reporter: Ratna