Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) yang tergabung dalam Aliansi orenge bersatu memenuhi halaman kantor DPRD Provinsi sulawesi selatan guna menuntut Rezim Jokowi-JK, Kamis(12/1) - (Foto: Masturi - Profesi)
Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) yang tergabung dalam Aliansi orenge bersatu memenuhi halaman kantor DPRD Provinsi sulawesi selatan guna menuntut Rezim Jokowi-JK, Kamis(12/1) - (Foto: Masturi - Profesi)
Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) yang tergabung dalam Aliansi orenge bersatu memenuhi halaman kantor DPRD Provinsi sulawesi selatan guna menuntut Rezim Jokowi-JK, Kamis(12/1) – (Foto: Masturi – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) yang tergabung dalam Aliansi Orange Bersatu menilai kebijakan yang dikeluarkan Jokowi-JK meresahkan masyarakat.

Kordinator Lapangan (Korlap), Ilham mengatakan, aksi tersebut menuntut pemerintahan saat ini yang dinilai tidak memperdulikan masyarakat. Dalam aksinya, mereka mendesak menghapus kebijakan yang ada.

“Aksi 121 ini mempunyai makna Republik Indonesia (RI), kami mendesak kebijakan pemerintah,” ungkapnya saat ditemui di depan Gedung DPRD Sulsel, Kamis (12/1).

Dalam aksi tersebut turut dihadiri oleh beberapa anggota DPRD Sulsel untuk berdialog bersama. Diantaranya, Arum Spink dan Moh. Roem. Pihaknya akan menyampaikan langsung keluhan mereka ke Gubernur untuk menindak lanjuti mengenai aspirasi tersebut. (*)


*Reporter: Nur Ihsan Al Qadri/Editor: Muh. Agung Eka S