Pembantu Rektor I, Muharram saat memakaikan jas almamater kepada perwakilan mahasiswa FIK secara tanda pelepasan mahasiswa KKN secara simbolik di Auditorium Amanagappa (5/9). (Foto: Resa Saputra-Profesi)
Pembantu Rektor I, Muharram saat memakaikan jas almamater kepada perwakilan mahasiswa FIK secara tanda pelepasan mahasiswa KKN secara simbolik di Auditorium Amanagappa (5/9). (Foto: Resa Saputra-Profesi)
Pembantu Rektor I, Muharram saat memakaikan jas almamater kepada perwakilan mahasiswa FIK secara tanda pelepasan mahasiswa KKN secara simbolik di Auditorium Amanagappa (5/9). (Foto: Resa Saputra-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Penarikan peserta kuliah kerja nyata (KKN) terpadu Universitas Negeri Makassar (UNM) kali ini tidak dilakukan secara serentak. Namun, dipastikan tetap mengikuti jadwal akademik yang ditetapkan.

Kepala Pusat KKN UNM, Muhammad Rakib menjelaskan, meskipun tidak serentak hal itu tidak menjadi masalah.

“Tidak ada masalah karena pemberangkatannya juga berbeda, hari itu kan pelepasan secara simbolis saja yang bersamaan,” katanya saat ditemui di ruangannya, Kamis (5/12).

Lanjut, ia menuturkan, peserta KKN Terpadu yang berlokasi di Kabupaten Majene menjadi yang pertama untuk dipulangkan. Jadwal penarikan sudah diatur dan akan berjalan dengan lancar.

“Sedangkan pemberangkatannya majene lebih duluan jadi tidak masalah semua tetap sesuai jadwal,” ungkapnya.

Penarikan peserta KKN Terpadu Daerah Polman dan Majene dilaksanakan pada tanggal 5 Januari sedangkan penarikan untuk daerah Pare pare dan Pinrang akan menyusul di 7 Januari nanti. (*)


*Reporter: Ayu Ananda Pratiwi/Editor: Muh. Agung Eka. S