Hamdan Juhannis, seorang motivator yang juga menjadi pemateri pada kegiatan pemetaan minat dan bakat bidikmisi (17-18/12) di Ballroom Lt.2 Menara Pinisi. (Foto: Ita Andriani-Profesi)
Hamdan Juhannis, seorang motivator yang juga menjadi pemateri pada kegiatan pemetaan minat dan bakat bidikmisi (17-18/12) di Ballroom Lt.2 Menara Pinisi. (Foto: Ita Andriani-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Bukan keberhasilan yang menghasilkan semangat, tetapi semangatlah yang menghasilkan keberhasilan. Begitulah kutipan dari Hamdan Juhannis yang menjadi pemateri pada kegiatan pemetaan minat dan bakat bidikmisi (17-18/12) di Ballroom Lt.2 Menara Pinisi.

“Perlu kalian ketahui bahwa bukan keberhasilan yang menghasilkan semangat, tapi semangatlah yang menghasilkan keberhasilan”

Dalam membawakan materi, Hamdan banyak memberikan motivasi pada peserta pemetaan minat dan bakat, salah satunya dengan menceritakan proses yang ia tempuh untuk bisa melanjutkan study S3 di luar negeri hingga berhasil mendapatkan gelar doktor.

“yang menjadi motivasi saya untuk bisa kuliah di luar negeri yaitu ingin berfoto di antara salju, seperti foto dosen saya dulu yang terpajang di ruangannya” katanya

Pria berdarah bugis bone ini juga menegaskan pada para peserta betapa proses menggapai sesuatu jauh lebih penting dari sesuatu yang dicapai itu sendiri.

“Saya selalu katakan pada orang yang saya anggap sukses, saya tidak terpesona dengan apa yang kau capai, tapi saya lebih terpesona dengan proses yang kau tempuh” tegasnya

Penulis buku “melawan takdir” ini menjadikan bukunya tersebut sebagai bahan materi pada pemetaan minat dan bakat mahasiswa bidikmisi angkatan 2016. Dan berharap para peserta bisa termotivasi dan berhasil menggapai impiannya masing-masing. (*)


*Reporter: Ita Andriani