Himpunan Mahasiswa program Studi Sastra Indonesia (HMPS Sasindo) saat melakukan pembekalan pemberangkatan dalam rangka Perkampungan Sastra yang berlangsung di Lapangan Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS), Jumat (25/11). (Foto: Dewi Ulfah-Profesi).
Himpunan Mahasiswa program Studi Sastra Indonesia (HMPS Sasindo) saat melakukan pembekalan pemberangkatan dalam rangka Perkampungan Sastra yang berlangsung di Lapangan Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS), Jumat (25/11). (Foto: Dewi Ulfah-Profesi).
Himpunan Mahasiswa program Studi Sastra Indonesia (HMPS Sasindo) saat melakukan pembekalan pemberangkatan dalam rangka Perkampungan Sastra yang berlangsung di Lapangan Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS), Jumat (25/11). (Foto: Dewi Ulfah-Profesi).

PROFESI-NM.COM – Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia (Sasindo) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengkader mahasiswa melalui perkempungan sastra. Pengkaderan tersebut dilaksanakan di Hutan Pendidikan Unhas kabupaten Maros, Jumat (25/11).

Ketua Panitia, Riskal Ahmad menjeaskan, kegiatan ini salah satu alur yang harus diikuti oleh mahasiswa sasindo yang berminat gabung di kelembagaan tingkat prodi. “Ini jalan bagi mahasiswa khususnya angkatan 2015 untuk bergabung di himpunan,” jelasnya.

Mahasiswa angkatan tahun 2013 ini menambahkan, kegiatan ini bertujuan memberikan bekal ilmu kepada kaderisasi dan juga dapat menerapkan teori yang didapat.

“Agar mahasiswa dapat menyeimbangkan teori yang didapatkan di kampus dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Salah satu item kegiatan, sidang sastra yang dinilai memberi nuansa baru dari kegiatan sebelumnya. Item ini merupakan agenda yang dirancang untuk memperdebatkan beberapa karya sastra yang akan disajikan. “Tujuannya item ini untuk membentuk kritikus-kritikus sastra dalam lingkup Prodi Sastra Indonesia,” bebernya.

Melalui tema “Merajut rindu di Ujung Pena” diharapkan agar setelah terselenggaranya kegiatan, peserta dapat menumbuhkan dan menonjolkan sikap produktivitasnya. “Semoga dapat melahirkan kader yang produktif serta loyal,” harap mahasiswa asal Jeneponto ini. (*)


*Reporter: Dewi Ulfah/Editor: St Aminah