Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman saat memberi kuliah umum di UNM. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Teater Menara Pinisi (18/11). (Foto: Resa Saputra-Profesi)
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman saat memberi kuliah umum di UNM. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Teater Menara Pinisi (18/11). (Foto: Resa Saputra-Profesi)
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman saat memberi kuliah umum di UNM. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Teater Menara Pinisi (18/11). (Foto: Resa Saputra-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Menteri Pertanian Republik Indonesia (RI), Andi Amran Sulaiman mengatakan bila Negara memberikan 20 % Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), Pertanian di Indonesia saya pastikan maju.

Hal ini diucapkan kala hadir di Universitas Negeri Makassar (UNM) memberi kuliah umum. Dengan mengusung tema “Arah Kebijakan Sektor Pertanian Dalam Percepatan Pembangunan Bangsa”. Acara dilangsungkan di Lt. 3 Gedung Teater Menara Pinisi, Jum’at (18/11).

“Selama ini dunia pendidikan kita diberi porsi 20 % dari APBN, Kalau misalnya saja alokasi anggaran di Kementerian Pertanian juga sebesar itu, saya akan bawa terbang pertanian Indonesia,” ucapnya.

Lanjut, Amran mengatakan wajah pertanian Indonesia saat ini sudah lebih maju dibandingkan tahun sebelumnya. Kerjasama dengan petani pun dilakukan secara intensif guna meningkatkan ekspor pertanian Indonesia.

“Untuk sekarang kita surpuls dibeberapa komiditi pangan. Saya juga berusaha menekan impor walaupun dengan anggaran yang bisa dikatakan tidak cukup,” katanya

Lulusan Universitas Hasanuddin ini pun berharap, mahasiswa dapat menciptakan alat dan bibit pertanian yang berdaya saing.

“Kekurangan kita terletak kurangnnya peneliti yang mampu menciptakan bibit unggull, Selama ini kita selalu membeli dari luar. Untuk itu saya minta mahasiswa rajin meneliti demi kepentingan bangsa,” harapnya. (*)


*Reporter: Andi Asoka Ulfa/Editor: Resa Saputra