Aliansi Orange Bersatu menggelar aksi dengan enam tuntutan. Aksi tersebut berlangsung di Pelataran Menara Pinisi UNM (10/11). (Foto: Irta Safitri-Profesi)
Aliansi Orange Bersatu menggelar aksi dengan enam tuntutan. Aksi tersebut berlangsung di Pelataran Menara Pinisi UNM (10/11). (Foto: Irta Safitri-Profesi)
Aliansi Orange Bersatu menggelar aksi dengan enam tuntutan. Aksi tersebut berlangsung di Pelataran Menara Pinisi UNM (10/11). (Foto: Irta Safitri-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Ada enam tuntutan dalam aksi yang digelar oleh Aliansi Orange Bersatu. Aksi yang mengusung tema “UNM Berbenah” ini dihelat di Pelataran Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar (UNM), Kamis (10/11).

Adapun enam tuntutan dalam aksi tersebut diantaranya:
1. Kejelasan tentang pembayaran KKN angkatan 2013-2015,
2. Menuntut agar kawan-kawan MAPERWA terlibat di dalam rapat senat,
3. Mendesak penerbitan surat edaran dari birokrasi Universitas terkait pungutan liar (draf terlampir),
4. Meminta transparansi dan mekanisme pencairan dana LK,
5. Meminta data mahasiswa yang mendapat subsidi 50% serta kejelasan sumber dana yang digunakan,
6. Pengadaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana penunjang akademik di lingkup UNM.

Jenderal lapangan, Andre Arisandi mengatakan semua tuntutan tersebut merupakan tuntutan dari semua Fakultas yang ada di UNM.

“Dari keenam tuntutan ini merupakan setiap permasalahan yang ada di fakultas-fakultas, dan kita sepakat bahwa UNM harus berbenah,” ucapnya.

Tak hanya itu, mahasiswa angkatan 2012 ini mengatakan, kita harus melawan jika terjadi penindasan.

“Jika kita mengetahui ada hal yang tidak beres, sebaiknya jangan diam, kita harus melawan. Kita harus menuntut hak-hak kita”, tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum MAPERWA FBS, Arlin mengatakan tuntutan-tuntutan ini tidak dimunculkan begitu saja tanpa penyelidikan.

“Apa yang menjadi tuntutan teman-teman Aliansi Orange Bersatu merupakan masalah yg ditemukan di kampus berdasarkan kajian yg mendalam. Jadi, enam tuntutan itu harus segera ditindaklanjuti oleh pihak fakultas maupun universitas” ucapnya. (*)


*Reporter: Irta Safitri/*Editor: Nurul Charismawaty S