Aksi Aliansi Orange Bersatu memperingati Hari Pahlawan di depan Menara Pinisi UNM, Kamis (10/11). (Foto: Fajri - Profesi)
Aksi Aliansi Orange Bersatu memperingati Hari Pahlawan di depan Menara Pinisi UNM, Kamis (10/11). (Foto: Fajri - Profesi)
Aksi Aliansi Orange Bersatu memperingati Hari Pahlawan di depan Menara Pinisi UNM, Kamis (10/11). (Foto: Fajri – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Aksi Damai Peringatan Hari Pahlawan yang dilakukan Aliansi Mata Orange Bersatu Universitas Negeri Makassar (UNM) tak dihadiri Rektor. Aksi yang diikuti ratusan mahasiswa ini berlangsung di pelataran Menara Pinisi, Kamis (10/11).

Jenderal lapangan, Andre Arisandi mengaku kecewa lantaran rektor tidak datang secara langsung dalam aksi tersebut. “Kami ingin Rektor mendengar suara kami, namun kami tidak didengar sedikitpun,” ujarnya.

Lanjut, Andre berharap enam tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut didengar oleh pihak pimpinan untuk UNM lebih baik kedepannya. “Kami berharap apa yang kami suarakan segera direalisasikan,” ujarnya.

(Baca: Ini Enam Tuntutan Aliansi Orange Bersatu)

Meski tak dihadiri rektor, aksi yang bertemakan “UNM Berbenah” ini akhirnya dihadiri oleh para Pembantu Rektor. Diantaranya Pembantu Rektor Bidang Akademik (PR I), Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum (PR II), dan Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (PR III). (*)


*Reporter: Ratna