Dekan Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM), Nurlina Syahrir saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Orangefest4 yang berlangsung di Pelataran Menara Pinisi UNM (30/10). (Foto: Nurul Charismawaty S-Profesi)
Dekan Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM), Nurlina Syahrir saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Orangefest4 yang berlangsung di Pelataran Menara Pinisi UNM (30/10). (Foto: Nurul Charismawaty S-Profesi)
Dekan Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM), Nurlina Syahrir saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Orangefest4 yang berlangsung di Pelataran Menara Pinisi UNM (30/10). (Foto: Nurul Charismawaty S-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Dekan Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM), Nurlina Syahrir menuturkan Orangefest4 yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (HMDKV) FSD UNM merupakan simbol kreatifitas mahasiswa UNM dalam sambutannya saat acara pembukaan Orangefest4 yang berlangsung di Pelataran Menara Pinisi (30/10).

“Orangefest merupakan simbol kreatifitas mahasiswa UNM secara keseluruhan,” tuturnya saat memberi sambutan.

Dosen Pendidikan Sendratasik ini menambahkan, Orangefest merupakan ruang temu bagi para pekerja seni se-Sulawesi Selatan. “Orangefest itu wadah pertemuan, ruang ekspresi terjadinya silaturahmi antar pelaku kreatif Sulawesi Selatan,” tambahnya.

Sayangnya, Dosen Program Studi Seni Tari ini membeberkan, sivitas Akademika UNM harus bersabar menunggu gebrakan dan kejutan OrangeFest selanjutnya. Hal ini dikarenakan, festival kreativitas ini akan diadakan lagi empat tahun yang akan datang.

“Ini adalah yang terakhir diadakan dalam jangka waktu satu tahun sekali. Selanjutnya, tak lagi menjadi kegiatan DKV semata, tetapi menjadi ajang bagi civitas akademika FSD,” bebernya. (*)


*Reporter: Nurul Charismawaty S