Yusuf Ahmad saat membawakan materi Fotografi pada DJMTD LPM Profesi UNM di Ballroom Lantai 2 Menara pinisi, Jumat (21/10). (Foto: Resa Saputra-profesi)
Yusuf Ahmad saat membawakan materi Fotografi pada DJMTD LPM Profesi UNM di Ballroom Lantai 2 Menara pinisi, Jumat (21/10). (Foto: Resa Saputra-profesi)
Yusuf Ahmad saat membawakan materi Fotografi pada DJMTD LPM Profesi UNM di Ballroom Lantai 2 Menara pinisi, Jumat (21/10). (Foto: Resa Saputra-profesi)

PROFESI-UNM.COM – Fotografer Reuters, Yusuf Ahmad membawakan materi Fotografi pada Diklat Jurnalistik Mahasiswa Tingkat Dasar (DJMTD)┬áLembaga Pers Mahasiswa (LPM) Profesi Universitas Negeri Makassar (UNM), Jumat (21/10). Dalam materinya ia mengatakan bahwa foto jurnalistik tak lekang oleh waktu.

“Foto Jurnalistik adalah foto yang paling bertahan,” ucapnya.

Ia juga mengatakan Foto jurnalistik berbeda dengan foto yang pada umumnya. Sebab memiliki pesan moral yang tersampaikan kepada masyarakat atau penikmat foto tersebut.

“Saat memotret kita perlu memperhatikan human interest nya,” tambah lelaki yang kerap di sapa ucu’ ini.

Selain itu, fotografer tidak boleh memanipulasi gambar dengan menambah atau menghilangkan elemen. Kepercyaan sangat penting, dari itu fotografer mesti mempertanggung jawabkan gambar yang diambilnya.

“Tak ada toleransi terhadap manipulasi gambar, kedepan mereka akan sulit dipercaya,” ucapnya. (*)

 


*Reporter: St Aminah