Sastrawan nasional, Seno Gumira Ajidarma saat membawakan materi pada seminar nasional kesustraan yang digelar Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia (HMPS Sasindo) di Ruang Teater,Lt.3 Menara Pinisi. Sabtu (24/9) - (Foto: Resa Saputra - Profesi)
Sastrawan nasional, Seno Gumira Ajidarma saat membawakan materi pada seminar nasional kesustraan yang digelar Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia (HMPS Sasindo) di Ruang Teater,Lt.3 Menara Pinisi. Sabtu (24/9) – (Foto: Resa Saputra – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Sastrawan nasional, Seno Gumira Ajidarma hadir di Universitas Negeri Makassar (UNM) dalam kegiatan seminar nasional kesustraan. Kegiatan yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia (HMPS Sasindo) ini berlangsung di Ruang Teater,Lt.3 Menara Pinisi. Sabtu (24/9).

Ketua Panita, Ryzkiah Ridhayanti menungkapkan, Seno dipilih menjadi pemateri karena dianggap berprestasi dalam dunia sastra walaupun masih tergolong baru. Karyanya lebih banyak menyinggung pemerintah.Tema yang diusung adalah peran sastra dalam menjaga ingatan sebuah bangsa. Selaras dengan karakter Seno yang banyak menulis berhubungan dengan sejarah bangsa.

“Dia sosok yang kontroversial dan sastrawan kontemporer di Indonesia.Karyanya rata-rata menceritakan sejarah bangsa yang terjadi di masyarakat,” ungkapnya

Lebih lanjut, Mahasiswa angkatan 2013 ini menambahkan, jika buku sejarah menceritakan dari sudut pandang penguasa. Berbeda dengan halnya dengan karya sastra yang menceritakan sejarah dari sudut pandang realitas yang tidak memihak siapapun.

“Kita ingin memberikan pengetahuan kepada seluruh penikmat sastra, bagaimana peran sastra dalam menjaga ingatan sejarah bangsa,” katanya.

Rangkaian kegiatan dalams seminar pun diadakan seperti, kelas menulis, launching buku, dan bazar buku. Kegiatan ini turut diramaikan dari mahasiswa Universitas lain diantaranya, Universitas Hasanuddin, Universitas Alauddin, Universitas Bosowa, dan Universitas Muhammadiyah Makassar. (*)


*Reporter :Resa Saputra