Polisi masih bersiaga di gerbang kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) sektor Parangtambung, Kamis (22/9) - (Foto: Nurul Charismawaty S - Profesi)
Polisi masih bersiaga di gerbang kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) sektor Parangtambung, Kamis (22/9) - (Foto: Nurul Charismawaty S - Profesi)
Polisi masih bersiaga di gerbang kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) sektor Parangtambung, Kamis (22/9) – (Foto: Nurul Charismawaty S – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Pasca kericuhan kemarin, sebanyak 50 anggota kepolisian masin mengamankan kampus Universitas Negeri Makassa (UNM) sektor Parangtambung, Kamis (22/9).

Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Tamalate, Amrin mengatakan, seluruh polisi telah disebar diseluruh titik di UNM Parangtambung. “Sekitar 50 polisi disebar disetiap fakultas,” katanya.

Pengamanan tersebut akan dilakukan hingga situasi sudah kondusif. “Kemarin sudah ditemukan sejumlah barang bukti, hari ini tinggal pengamanannya saja, sampai situasinya sudah aman,”
lanjutnya

Kapolsek Tamalate ini juga menambahkan, penyelidikan terhadap kasus pembakaran sanggar Bengkel Sastra (Bestra) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) masih tetap dilanjutkan. “Untuk kasus kemarin, kami masih terus melakukan penyelidikan,” katanya.

Penjagaan ini merupakan penugasan gabungan antara Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar serta beberapa Kepolisian Sektor (Polsek). (*)


*Reporter: Nurul Charismawaty S