Direktur Program Pascasarjana (PPs) UNM, Jasruddin bersama tim dari LPDP saat melakukan seleksi beasiswa di Ruang Rapat Lt.3, Rabu (14/7)
Direktur Program Pascasarjana (PPs) UNM, Jasruddin bersama tim dari LPDP saat melakukan seleksi beasiswa di Ruang Rapat Lt.3, Rabu (14/7)
Direktur Program Pascasarjana (PPs) UNM, Jasruddin bersama tim dari LPDP saat melakukan seleksi beasiswa di Ruang Rapat Lt.3, Rabu, (14/7). Saat ini, alumni S1 dapat berpeluang melanjutkan S2 dan S3 ke luar negeri melalui beragam tawaran beasiswa yang tersedia.

PROFESI-UNM.COM – Setelah lulus sarjana di kampus, pertanyaan ini tak bisa dihindarkan: Akan ke manakah setelah wisuda? Pertanyaan itu akan menggiring ke berbagai jawaban.

Ada yang memilih sibuk mencari lowongan pekerjaan, menganggur, menikah, atau lanjut kuliah. Setiap sarjana baru tentu memiliki pertimbangannya masing-masing atas pilihan itu.

Untuk melanjutkan studi pun masih perlu menentukan opsi berikutnya, lanjut kuliah di dalam atau di luar negeri. Bagi kalian yang ingin kuliah di luar negeri, tak perlu lagi memusingkan biaya kuliah selangit. Sebab, ada beragam tawaran beasiswa di luar negeri yang disediakan pemerintah Indonesia maupun negara tujuan.

Berikut daftar beserta jadwal pendaftaran beasiswa dunia yang bisa menjadi target kamu:

1. Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)

Selain mengakomodir beasiswa di dalam negeri, beasiswa LPDP juga menawarkan program beasiswa di luar negeri. Terdapat sejumlah fokus bidang keilmuan yang menjadi prioritas beasiswa ini. Yaitu bidang teknik, sains, pertanian, kelautan/perikanan, kedokteran, akuntansi/keuangan, hukum, agama, pendidikan, sosial, ekonomi, dan budaya/bahasa.

Jadwal: Sepanjang tahun, dengan proses seleksi yang dilakukan sebanyak 4 (empat) kali.

 

2. DAAD (Jerman)

DAAD menawarkan beasiswa di Jerman bagi mahasiswa internasional. Beasiswa ini bertujuan untuk memfasilitasi professional muda dari negara berkembang agar dapat terdidik secara akademis melalui studi lanjut.

Jadwal: 3 Agustus – 31 Oktober

 

3. Chevening (Inggris)

Beasiswa Chevening merupakan program beasiswa global yang disediakan pemerintah Inggris. Program ini dikhususkan kepada akademisi dari seluruh dunia dengan potensi kepemimpinan untuk meraih gelar master pada universitas di Inggris.

Jadwal: 8 Agustus – 8 November

 

4. Laurea Magistrale (Italia)

Kementerian Luar Negeri Italia mengalokasikan sejumlah beasiswa untuk mahasiswa internasional tiap tahunnya. Beasiswa ini ditawarkan pada mahasiswa di negara berikut: Azerbaijan, Colombia, Mesir, Ethiopia, Ghana, Indonesia, Kazakhstan, Meksiko, Turki, dan Vietnam.

Jadwal: Oktober – 26 November

 

5. Eiffel Scholarship (Perancis)

Program Eiffel Excellence Scholarship digagas oleh Kementerian Luar Negeri dan Pembangunan Internasional Perancis. Beasiswa ini memungkinkan institusi pendidikan tinggi Perancis menerima mahasiswa asing pada program master dan doktoral.

Jadwal: Oktober – 15 Januari

 

6. Swedish Institute

Swedish Institute Study Scholarships (SISS) diperuntukkan bagi mahasiswa dari berbagai negara untuk studi S-2 di Swedia yang dimulai pada musim gugur tiap tahunnya.

Jadwal: 20 November – 15 Januari

 

7. Quota Scheme (Norwegia)

Pemerintah Norwegia menawarkan beasiswa bagi mahasiswa yang berasal dari negara berkembang di Afrika, Asia, Amerika Latin, Balkan Barat, dan Eropa Timur. Quota Scheme bertujuan untuk memberi kontribusi pada pengembangan kapasitas bagi negara asal.

Jadwal: Hingga 1 Desember

 

8. Stuned (Belanda)

Beasiswa ini merupakan program kerjasama bilateral pemerintah Belanda dan Indonesia. StuNed terbuka untuk semua program studi internasional yang diselenggarakan di Belanda oleh institusi pendidikan tinggi Belanda.

Jadwal: Januari – 1 April

 

9. Czech Gov

Pemerintah Republik Ceko menawarkan beasiswa dalam rangka Bantuan Pembangunan Luar Negeri dalam mendukung studi WNA dari negara berkembang.

Jadwal: Juli – 30 September

 

10. AAS (Australia)

Australia Awards Scholarships menyediakan peluang bagi warga negara berkembang, khususnya di kawasan Indo-Pasifik, untuk studi sarjana maupun pascasarjana pada universitas dan institusi pendidikan tinggi Australia.

Jadwal: 2 Februari – 3 April

 

11. Fulbright (Amerika)

Program Fulbright Foreign Student memungkinkan mahasiswa pascasarjana, professional muda, dan seniman dari luar negeri untuk kuliah dan melakukan penelitian di universitas Amerika Serikat atau institusi akademik lainnya.

Jadwal: 1 Maret – 15 April

 

12. KGSP (Korea)

The Korean Government Scholarship Program (KGSP) mendukung pemimpin global masa depan dengan mengundang mahasiswa internasional ke Korea Selatan untuk melanjutkan studi di institusi pendidikan pada negeri ginseng itu.

Jadwal: Maret

 

13. Monbusho (Jepang)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains, dan Teknologi menawarkan beasiswa bagi mahasiswa internasional yang ingin belajar di program pascasarjana di universitas di Jepang.

Jadwal: 13 – 30 April

 

14. NZ-AS (New Zealand)

The New Zealand-ASEAN Scholar Awards merupakan beasiswa bagi mahasiswa internasional dari negara di kawasan Asia Tenggara yang ingin melanjutkan studi pascasarjana di Selandia Baru. Beasiswa tersebut dimaksudkan untuk membantu pembangunan di negara asal.

Jadwal: 1 Februari – 30 April

 

15. Endeavour (Australia)

The Endeavour Postgraduate Scholarship menawarkan bantuan finansial bagi pelamar internasional untuk studi pascasarjana melalui program kuliah atau penelitian dalam suatu bidang hingga empat tahun.

Jadwal: 1 April – 30 Juni

 

(Diolah dari berbagai sumber)


*Awal Hidayat