Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar, Jl. Raya Pendidikan, Makassar.
Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar, Jl. Raya Pendidikan, Makassar.
Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar, Jl. Raya Pendidikan, Makassar. (Foto: Dok.Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Makassar (UNM) tak ikut dalam workshop pembekalan Kuliah Kerja Nyata Program Pengalaman Lapangan (KKN-PPL) angkatan XIII, di Ballroom Lt.2 Menara Pinisi, Senin (19/9). Pasalnya, mereka tak memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Kepala Pusat KKN UNM, Muhammad Rakib menjelaskan, mahasiswa FE tidak memenuhi salah satu persyaratan, yakni dalam pelaksanaan KKN mahasiswa tidak diperkenankan mengambil kuliah lain.

“Kan syaratnya sudah jelas, tidak boleh KKN kalau masih ada mata kuliahnya, sedangkan beberapa mahasiswa mengajukan permohonan KKN sementara masih ada mata kuliah yang ia program,” jelasnya.

Dosen Pendidikan Ekonomi ini menambahkan, aturan tersebut diberlakukan hanya untuk kebaikan peserta sendiri.

“Aturan ini belum banyak dipahami mahasiswa. Padahal ini untuk kebaikan mereka sendiri. Kan repot kalau KKN sambil kuliah, apalagi ini KKN Terpadu,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Pembantu Dekan Bidang Akademik (PD I) FE, Thamrin Tahir mengaku jika dirinya belum tahu perihal tersebut. Ia mengatakan sebelumnya ada mahasiswa yang menghadap ingin KKN, tapi ia hanya memberikan pertimbangan agar kuliah lebih diprioritaskan.

“Ada yang menghadap mau KKN tapi masih ada mata kuliah yang diprogram. Kalau bisa kuliah saja dulu, karena kalau KKN masih bisaji di program semester depan,” katanya.

Thamrin pun mengimbau mahasiswa yang belum KKN, agar secepatnya menyelesaikan mata kuliahnya yang masih tertinggal. “Selesaikan mata kuliahnya kemudian lanjut KKN,” imbaunya. (*)


*Reporter: Ratna