Panglima VII Wirabuana, Agus Surya Bakti saat membawakan materi kuliah umum di Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Negeri Makassa (UNM) di Pelataran Menara Pinisi, Sabtu (27/8) - (Foto: Tahrin - Profesi)
Panglima VII Wirabuana, Agus Surya Bakti saat membawakan materi kuliah umum di Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Negeri Makassa (UNM) di Pelataran Menara Pinisi, Sabtu (27/8) - (Foto: Tahrin - Profesi)
Panglima VII Wirabuana, Agus Surya Bakti saat membawakan materi kuliah umum di Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Negeri Makassa (UNM) di Pelataran Menara Pinisi, Sabtu (27/8) – (Foto: Tahrin – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Berbagai aliran radikal berbau terorisme mulai masuk dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal tersebut tak lain untuk mengincar potensi kekayaan alam negara kepulauan ini. Mahasiswa pun menjadi sasaran utama terorisme.

Demikian yang disampaikan oleh Pangdam VII Wirabuana, Agus Surya Bakti, saat membawakan kuliah umum dalam Penyambutan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Negeri Makassar (UNM) yang digelar di Pelataran Menara Pinisi, Sabtu (27/8).

Agus mengatakan, berbagai aliran radikal dan paham terorisme ditujukan kepada para generasi muda. “Terutama yang baru mau masuk universitas,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan sosialisasi mengenai pentingnya bela negara sangat penting. Mengingat negara kita saat ini tengah menjadi incaran bangsa lain yang ingin menguasai Indonesia. “Penting sekali terutama di jajaran universitas,” katanya.

TNI bergelar Mayjen ini berharap, para generasi dapat menjadi pelopor bela negara demi keutuhan NKRI. “Merekalah yang akan menentukan masa depan bangsa, semoga tetap menjaga Indonesia sebagai negara yang berkepribadian punya identitas sebagai bangsa besar,” harapnya. (*)


*Reporter: Ratna