Mantan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi, Ahmad Fadhil, saat menyampaikan aspirasinya terkait subsidi UKT 50 % di Pelataran Menara Pinisi, Selasa (23/8) - (Foto: Muh. Agung Eka S - Profesi)
Mantan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi, Ahmad Fadhil, saat menyampaikan aspirasinya terkait subsidi UKT 50 % di Pelataran Menara Pinisi, Selasa (23/8) - (Foto: Muh. Agung Eka S - Profesi)
Mantan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi, Ahmad Fadhil, saat menyampaikan aspirasinya terkait subsidi UKT 50 % di Pelataran Menara Pinisi, Selasa (23/8) – (Foto: Muh. Agung Eka S – Profesi)

PROFESI-UNM.COM  – Ratusan mahasisswa Universitas Negeri Makassar ( UNM) yang tergabung dalam Aliansi Orange Bersatu menggelar aksi. Kegiatan tersebut berlangsung di Pelataran Menara Pinisi, Selasa (23/8).

Dalam aksi tersebut mahasiswa menolak kebijakan yang diberlakukan birokrat diperiode kepemimpina Husain Syam.

Kebijakan tersebut, yakni Subsidi UKT 50% bagi anak dosen dan pegawai UNM dan uang pangkal bagi mahasiswa mandiri.

Menanggapi hal tersebut, Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan (PR II) Karta Jayadi, tetap bersikukuh untuk memberlakukan kebijakan tersebut.

“Ini hanya bentuk penghargaan untuk PNS di lingkup UNM, mahasiswa kurang mampu punya ruang tersendiri untuk itu,” jelasnya.

Namun, uang pangkal khusus mahasiswa yang lulus padjalur mandiri dicabut. “Lapor ke saya jika ada pihak yang memberlakukan dana pangkal,” tekannya. (*)


*Reporter: St. Aminah