Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar, Jl. A.P. Pettarani. (Foto: Ist)
Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar, Jl. A.P. Pettarani. (Foto: Int)
Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar, Jl. A.P. Pettarani. (Foto: Int)

PROFESI-UNM.COM – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) merilis klasifikasi dan pemeringkatan perguruan tinggi Indonesia 2016, hari ini (17/8). Pemeringkatan dilakukan dengan menilai lima indikator, yaitu kecukupan dosen (12%), kualitas dosen (18%), akreditasi (30%), kualitas kegiatan kemahasiswaan (10%), dan kualitas kegiatan penelitian (30%).

Khusus untuk indikator sumber daya manusia, Universitas Negeri Makassar menempati posisi keempat. Hal ini menunjukkan UNM mengalami kenaikan dua peringkat dari pemeringkatan tahun lalu.

Rektor UNM, Husain Syam menuturkan, peningkatan peringkat merupakan pencapaian prestasi luar biasa di periode kepemimpinannya. “Saya sebagai rektor akan selalu berupaya di setiap kategori pemeringkatan PTN/PTS nasional menghadirkan UNM 10 besar,” ujarnya.

Tiga posisi teratas tahun ini diduduki oleh Institut Pertanian Bogor, Universitas Gajah Muda, dan Universitas Negeri Malang.

Cara penghitungan indikator sumber daya manusia dinilai dari tiga data, yaitu rasio dosen berpendidikan S3 dan dosen total, rasio dosen dalam jabatan lektor kepala dan guru besar dan dosen total, serta rasio dosen tetap dan mahasiswa.

Berikut 15 besar peringkat perguruan tinggi Indonesia tahun 2016 berdasarkan kriteria SDM:

1. Institut Pertanian Bogor
2. Universitas Gadjah Mada
3. Universtias Negeri Malang
4. Universitas Negeri Makassar
5. Institut Teknologi Bandung
6. Universitas Indonesia
7. Universitas Pendidikan Ganesha
8. Universitas Negeri Yogyakarta
9. Universitas Andalas
10. Universitas Hasanuddin. (*)


*Reporter: Awal Hidayat