Dusun Bontomanai, Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa. (Foto: Ist)
Dusun Bontomanai, Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa. (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pengabdian Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar festival bola raga dalam rangka pemberdayaan pengrajin bola raga di Dusun Bontomanai, Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa pada 2 hingga 17 Agustus mendatang.

Koordinator Desa, Arman Ardiyansyah, mengatakan daerah yang dulunya merupakan kawasan pengrajin bola raga, kini satu per satu mulai hilang sehingga perlu diangkat kembali keberadaannya. “Kami berinisiatif mengadakan festival ini dengan menggunakan properti yang diproduksi kembali agar bola raga dan pengrajinnya tetap eksis, mengingat bola raga ini adalah salah satu kebudayaan selatan yang hampir hilang dari peradaban,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan ini menambahkan permasalahan pengrajin bola raga didaerah tersebut kurang diperhatikan oleh pemerintah. “Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya untuk mengiingkatkan kesadaran pemerintah dan masyarakat luas tentang budaya bola raga,” tambahnya

Arman berharap, setelah adanya festival tersebut para pengrajin bisa seterusnya berproduksi kembali. “Harapan kami tentunya produksi bola raga yang tak kalah bagus dengan bola raga sintetis ini bisa diproduksi kembali, serta kreatifitas pengrajin bisa terasah untuk membuat karya yang lain,” harapnya. (*)

[divider][/divider]

*Reporter: Nurul Charismawaty S