Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (PR III) UNM, Arifuddin Usman saat membuka acara Diklat Jurnalistik Mahasiswa Tingkat Menengah (DJMTM) di Media Center Lt.2 Menara Pinisi, Jumat (5/8) - (Foto: Tahrin)
Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (PR III) UNM, Arifuddin Usman saat membuka acara Diklat Jurnalistik Mahasiswa Tingkat Menengah (DJMTM) di Media Center Lt.2 Menara Pinisi, Jumat (5/8) - (Foto: Tahrin)
Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (PR III) UNM, Arifuddin Usman saat membuka acara Diklat Jurnalistik Mahasiswa Tingkat Menengah (DJMTM) di Media Center Lt.2 Menara Pinisi, Jumat (5/8) – (Foto: Tahrin)

PROFESI-UNM.COM – Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Makassar (UNM), Arifuddin Usman secara resmi membuka kegiatan Diklat Jurnalistik Tingkat Menengah (DJMTM) yang dilaksanakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Profesi UNM. Kegiatan ini berlangsung di Lt.2 Media Center Menara Pinisi, (5/8).

Dalam Sambutannya , Arifuddin mengatakan Profesi adalah lembaga yang sudah banyak menciptakan kader jurnalis yang handal yang sudah tersebar dimana – mana. “Profesionalitasnya¬† tidak diragukan lagi ini tak lepas dari pengkaderannya yang bagus, ” katanya.

Selain itu, Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) ini mengungkapkan, menjadi wartawan harus menjunjung etika kejurnalistikan saat bertugas dilapangan. “Jangan menjadi jurnalis bayaran,dalam bertugas harus mengingat ketika jangan sampai dikesampingkan. Jatuhnya kan kepercayan tidak ada lagi, ” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Umum Lpm Profesi, Awal Hidayat menyatakan kegiatan ini digelar untuk menguprade pengetahuan pengelola Profesi.”Peserta yang ikut berjumlah 10 orang , itu merupakan hasil seleksi alam dan merupakan orang pilihan dari ribuan mahasiswa UNM,”tuturnya.

Mahasiswa Jurusan Matematika ini mengharapkan peserta yang ikut dapat menyerap materi yang disampaikandan mengaplikasikan didunia nyata. “Pemateri berasal dari para alummni Profesi yang sudah berkibar di media umum, jadi saya harap peserta dapat mencuri ilmu dari kegiatan ini, “harapnya. (*)


*Reporter :Resa Saputra