Salah satu fungsionaris LK saat mendampingi verifikator dalam proses wawancara penentuan Uang Kuliah Tunggal di Auditorium Amanagappa, Selasa (19/07). (Foto: Tahrin-Profesi)
Salah satu fungsionaris LK saat mendampingi verifikator dalam proses wawancara penentuan Uang Kuliah Tunggal di Auditorium Amanagappa, Selasa (19/07). (Foto: Tahrin-Profesi)
Salah satu fungsionaris LK saat mendampingi verifikator dalam proses wawancara penentuan Uang Kuliah Tunggal di Auditorium Amanagappa, Selasa (19/07). (Foto: Tahrin-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (Maperwa) tingkat fakultas akan mengawal penetapan Uang KuliahTunggal (UKT) calon mahasiswa baru 2016. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Maperwa Fakultas Matematika dan IPA, Murni usai mendampingi verifikator wawancara UKT di Auditorium Amannagappa, Rabu (20/7).

“Meskipun tidak dilibatkan dalam penentuan golongan UKT, sembilan mata orange akan tetap mengawal,” bebernya.

Menurut mahasiswa jurusan Biologi ini, pihak fakultas telah menyetujui pemberian data hasil wawancara UKT. “FMIPA sendiri mengaku ingin mewadahi kami untuk memberikan data hasil wawancara lalu disesuaikan dengan pendapatan orangtua masing-masing,” ucapnya.

Sementara itu, ia menganggap kebijakan birokrasi dalam keikutsertaan BEM-Maperwa dalam pemverifikasian berkas dua tahun terakhir ini sangat bagus. “Birokrasi sudah cukup terbuka dengan dilibatkannya kami,” katanya.(*)


(*)Reporter: St Aminah