Direktur Program Pascasarjana (PPs) UNM, Jasruddin bersama tim dari LPDP saat melakukan seleksi beasiswa di Ruang Rapat Lt.3, Rabu (14/7)
Direktur Program Pascasarjana (PPs) UNM, Jasruddin bersama tim dari LPDP saat melakukan seleksi beasiswa di Ruang Rapat Lt.3, Rabu (14/7)
Direktur Program Pascasarjana (PPs) UNM, Jasruddin bersama tim dari LPDP saat melakukan seleksi beasiswa di Ruang Rapat Lt.3, Rabu (14/7)

PROFESI-UNM.COM – Lembaga Pengelola Dana Keuangan (LPDP) Menteri Keuangan dan Program Pascasarjana (PPs) UNM bekerjasama mengadakan seleksi penerimaan beasiswa untuk 49 guru yang khusus berasal dari Kabupaten Bantaeng, Rabu (13/7). Seleksi yang sudah sampai pada tahap wawancara ini, merupakan proses terakir dari penyaringan sebelum pemberian beasiswa.

Direktur PPs UNM, Jasruddin, mengatakan agar peserta seleksi memanfaatkan peluang ini dengan baik karena hanya Kabupaten Bantaeng yang mendapatkan program ini. “Harap ini bisa dimanfaatkan untuk untuk perkembangan Bantaeng disektor Pendidikan,” ujarnya.

“Program ini juga merupakan ide yang cemerlang dari pemerintah untuk pengembangan sumber daya manusia dan itu merupakan hal yang paling tepat,” tambahnya.

Direktur Dana Kegiatan Pendidikan LPDP, Abdul Kahar, mengungkapkan selain Kabupaten Bantaeng, akan ada beberapa kabupaten lagi yang akan menerima program beasiswa guru ini. “Kami sudah berkomunikasi dengan beberapa LPTK untuk melakukan pengembangan dan kerjasama terkait program ini,” ungkapnya.

Selain itu, Abdul Kahar berharap penerima untuk gelombang pertama ini bisa menjadi contoh yang baik untuk kedepannya. “Ini merupakan awal, sehingga ini juga yang menjadi acuan dan ujung tombak program ini selanjutnya,” tuturnya.

Sebelumnya, sesuai dengan perjanjian kerjasama, penerima nantinya akan mendapat kesempatan untuk mengikuti perkuliahan program magister selama 2 tahun di PPs UNM.


*Reporter: Muh. Agung Eka S