Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM) (Foto: Dok. Profesi)
Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM) (Foto: Dok. Profesi)
Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM) (Foto: Dok. Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Selama empat tahun berturut-turut, Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM), menduduki peringkat pertama sebagai penerima beasiswa Peningkatan Kualitas Publikasi Internartional (PKPI), Sandwich Like, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Untuk tahun 2016, PPs UNM yang merupakan satu-satunya dari Indonesia Timur berhasil meloloskan delapan orang disusul PPs Institut Teknologi Bandung (ITB) tujuh orang, PPs Gadjah mada tujuh orang, PPs Universitas Negeri Yogyakarta enam orang, PPs Institut Teknologi Sepuluh Nopember enam orang dan beberapa kampus lainnya.

Direktur PPs UNM, Jasruddin mengatakan, dirinya sudah membayangkan akan meloloskan mahasiswanya pada program PKPI ini. “Persiapan kita sudah sangat baik, dan saya rasa ini merupakan sebuah prestasi,” katanya.

Guru Besar Ilmu Fisika ini menambahkan, jika tahun ini PPs UNM bisa kembali merebut kursi terbanyak dari seluruh Indonesia. “Dari 50 Kursi kita bisa mengambil 8 kursi dan itu menjadi yang terbanyak,” ungkapnya.

Salah satu penerima beasiswa, Musdalifah, menuturkan, selama kurang lebih tiga bulan dirinya melakukan persiapan. “Walau persiapan sudah matang kemarin saya merasa kurang yakin bisa lolos,” tuturnya.

Nantinya selama satu bulan, delapan mahasiswa PPs UNM yang menerima beasiswa PKPI, akan mendapatkan pelatihan terkait publikasi jurnal di Northern Illinois University Amerika dan University of Queensland Australia. (*)


*Reporter: Muh. Agung Eka S