Pertunjukan baronsai pada panggung ekspresi Rupa Kukila Sastra Indonesia 2014 di lapangan basket FBS, Kamis (26/5). (Foto: Ist)
Pertunjukan baronsai pada panggung ekspresi Rupa Kukila Sastra Indonesia 2014 di lapangan basket FBS Kamis (26/5). (Foto: Ist)
Pertunjukan baronsai pada panggung ekspresi Rupa Kukila Sastra Indonesia 2014 di lapangan basket FBS Kamis (26/5). (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Panggung ekspresi Rupa Kukila Program Studi (Prodi) Sastra Indonesia angkatan 2014 Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menampilkan budaya global dalam pementasannya. Panggung ekspresi menuju “Sanbu Intay” yang menampilkan baronsai, tari kontemporer China, akustik, deklamasi puisi dan musikalisasi puisi digelar di lapangan basket FBS, Kamis (26/5).

Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan (PD III) FBS, Abdul Halim mengungkapkan bahwa pementasan ini unik karena pertama kali di tampilkan di kampus ungu. Ia mengaku senang karena dapat menyaksikan secara langsung. “Saya cuma lihatnya dulu di televisi. Sekarang bisa lihat di lapangan,” ungkapnya.

Dosen Jurusan bahasa Inggris ini juga sangat berterima kasih karena mahasiswa sastra Indonesia angkatan 2014 telah bekerja keras dalam melaksanakan pementasan ini. “Saya sangat berterima kasih karena telah bekerja keras untuk pertunjukan kolosalnya,” tambahnya.

Tim Produksi, Dayat Rachman mengungkapkan kegiatan bertema “Nasib Kita Ditentukan Oleh Kebodohanmu” ini, merupakan salah satu pementasan yang diproduksi oleh kelas Sastra Indonesia 2014. “Teater Sanbu Intay akan dipentaskan pada 3 Juni di auditorium Amanagappa,” katanya. (*)


*Reporter: Citra Jati Utami