Agenda Mubes IKA UNM yang dipimpin oleh Ketua I IKA UNM, Wasir Thalib digelar di Hotel Lamacca, Sabtu (7/4). (Foto: Febriawan-Profesi)
Agenda Mubes IKA UNM yang dipimpin oleh Ketua I IKA UNM, Wasir Thalib digelar di Hotel Lamacca, Sabtu (7/4). (Foto: Febriawan-Profesi)
Agenda Mubes IKA UNM yang dipimpin oleh Ketua I IKA UNM, Wasir Thalib digelar di Hotel Lamacca, Sabtu (7/4). (Foto: Febriawan-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Pelaksanaan Musyawarah Besar Ikatan Alumni (IKA) Universitas Negeri Makassar (UNM) pada hari ini (7/5) di Hotel La Macca terkesan sembunyi-sembunyi. Agenda Mubes IKA UNM yang dilaksanakan hingga 8 Mei ini tidak melalui proses sosialisasi kepada alumni IKIP/UNM.

Bahkan waktu dan tempat Mubes IKA ini baru diketahui menjelang pembukaan. Azhar Fadhil misalnya, alumni Fakultas Teknik ini baru mengetahui agenda Mubes IKA UNM dari media pemberitaan. “Seharusnya pemberitahuan Mubes ini lebih maksimal, biarpun kami belum tentu datang, setidaknya kami tahu kalau ada acara yang mengatasnamakan alumni, itu adalah hak kami karena kami juga adalah alumni,” ujarnya kesal.

Panitia Mubes IKA UNM, Wasir Talib dalam keterangannya saat memimpin musyawarah mengakui bahwa yang diundang memang hanya peserta penuh yang terdiri atas perwakilan dari setiap komisariat wilayah dan fakultas. Jumlahnya pun terbilang sedikit, hanya kurang lebih 40 orang.

Hal ini pun dinilai rawan dipolitisasi sehingga menuai kontroversi dari beberapa alumni yang menyempatkan hadir. Mereka merasa tidak dianggap atas kebijakan panitia mubes ini. Alhasil, suasana musyawarah sempat berjalan ricuh. Nada tinggi antar peserta mubespun sahut menyahut memprotes panitia dan menginginkan agar mubes ini ditunda atau membuat mubes tandingan.

Akhirnya, Mubes IKA UNM yang telah dibuka pada pukul 14.00 wita inipun diskorsing sampai hari berikutnya karena suasana yang tidak kunjung kondusif. (*)

[divider][/divider]

*Reporter: Febriawan Djalil