Siti Maya, mahasiswa yang bekerja sebagai buruh cuci motor meraih penghargaan mahasiswa inspiratif pada malam perayaan Harlah 40 LPM Profesi, di Ruang Teater Menara Pinisi, Jumat (6/5). (Foto: Muh. Agung Eka S - Profesi)
Siti Maya, mahasiswa yang bekerja sebagai buruh cuci motor meraih penghargaan mahasiswa inspiratif pada malam perayaan Harlah 40 LPM Profesi, di Ruang Teater Menara Pinisi, Jumat (6/5). (Foto: Muh. Agung Eka S - Profesi)
Siti Maya, mahasiswa yang bekerja sebagai buruh cuci motor meraih penghargaan mahasiswa inspiratif pada malam perayaan Harlah 40 LPM Profesi, di Ruang Teater Menara Pinisi, Jumat (6/5). (Foto: Muh. Agung Eka S – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Siti Maya, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (FIS) sempat menjadi perbincangan beberapa waktu lalu lantaran dirinya menjadi buruh cuci motor.

Baginya, demi membiayai kuliahnya di Program Studi Antropologi FIS UNM, ia tak pernah canggung dengan bekerja di tempat cuci kendaraan.

“Kenapa saya harus malu, kadang teman biasanya bilang seperti itu tapi kan ini semuanya untuk kuliah, jadi harus dilakukan,” tuturnya tegas.

Perjuangan Maya tersebut membuat LPM Profesi memberikan penghargaan sebagai mahasiswa inspiratif. Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Maya oleh Dekan FIS, Hasnawi Haris pada perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-40 LPM Profesi malam tadi, Jumat (6/5).

Selain mendapatkan penghargaan dari LPM Profesi, Maya juga mendapat sejumlah uang tunai dari alumni Profesi yang hadir pada acara tersebut. (*)


*Nurul Fildzah Zatalini