Aksi demonstrasi yang dilakukan ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Orange Bersatu di Pelataran Gedung Pinisi, Senin (2/5). (Foto: Ahmad Rif'an Muzaqi - Profesi)
Aksi demonstrasi yang dilakukan ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Orange Bersatu di Pelataran Gedung Pinisi, Senin (2/5). (Foto: Ahmad Rif'an Muzaqi - Profesi)
Aksi demonstrasi yang dilakukan ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Orange Bersatu di Pelataran Gedung Pinisi, Senin (2/5). (Foto: Ahmad Rif’an Muzaqi – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada hari ini (2/5), ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Orange Bersatu dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA, FBS, FT, FIK, FIP, FPsi, FIS dan FE melakukan aksi demonstrasi di Pelataran Gedung Pinisi.

Dalam aksi demonstrasi tersebut, mereka menuntut berbagai macam hal. Diantaranya transparansi Uang Kuliah Tungal (UKT), aturan larangan aktivitas malam, kejelasan terkait program ICP, transparansi RKA-KL, tarif fasilitas UNM dan sarana serta prasarana yang layak kepada mahasiswa.

Presiden BEM FIS, mengatakan aksi hari ini ialah aksi yag terpimpin. Dalam aksi menyambut Hardiknas ini, mahasiswa menuntut hak-hak sebagai mahasiswa.

“Jangan ada intervensi, kami hanya ingin menuntut apa yang menjadi hak kami, Rektor harus ada untuk memberikan kejelasan,” katanya. (*)

*Ahmad Rif’an Muzaqi