CEO Kompasiana, Pepih Nugraha saat menjadi pembicara pada seminar Journalist Days 2016 di Auditorium Soeria Atmadja FEB Universitas Indonesia, Kamis (28/9). (Foto: Nurul Fildzah Zatalini - Profesi)
CEO Kompasiana, Pepih Nugraha saat menjadi pembicara pada seminar Journalist Days 2016 di Auditorium Soeria Atmadja FEB Universitas Indonesia, Kamis (28/9). (Foto: Nurul Fildzah Zatalini - Profesi)
CEO Kompasiana, Pepih Nugraha saat menjadi pembicara pada seminar Journalist Days 2016 di Auditorium Soeria Atmadja FEB Universitas Indonesia, Kamis (28/9). (Foto: Nurul Fildzah Zatalini – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Saat ini, institusi sudah mulai terancam dengan adanya digitalisasi. Hal tersebut diungkapkan CEO Kompasiana, Pepih Nugraha saat menjadi pembicara pada Seminar Journalist Days 2016 di Auditorium Soeria Atmadja Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Kamis (28/9)., Kamis (28/9).

Menurut Pepih, nasib media saat ini ada di tangan masyarakat. “Kalau Kompasiana tidak sadar kami akan goyah, kami akan mati,” kata Pria kelahiran 11 Desember 1964.

Lebih lanjut, Wartawan Senior Kompas ini menambahkan Dunia Digital adalah segalanya. Segala hal bisa didapatkan online. “Institusi Pendidikan kini hanya sekedar mencari Ijazah. Kampus jangan ikut terlena,” ungkapnya. (*)

*Reporter: Nurul Fildzah Zatalini